Membuat design pattern untuk website sekarang makin berkembang. Sekarang ini, desain website harus mampu mengakomodasi mobile, layar kecil dan penggunaan desktop. Untuk hal ini WordPress sudah cukup tapi tentunya Anda butuh pengetahuan untuk inspirasi yang baik.

WordPress sekarang lebih mudah dipakai dan cukup advance untuk membuat custom pattern untuk website Anda. Bagi Anda yang masih pemula, design pattern adalah posisi menu dan layout yang ditunjukan dengan blok – blok yang umumnya ada di website seperti header, body dan border.

Untuk belajar soal ini, berikut adalah beberapa inspirasi web design pattern yang bisa Anda gunakan:

Fluid

Untuk pilihan bentuk yang paling fleksibel, Fluid adalah pilihan yang tepat. Design yang satu ini membuat block – block dan grid pada website Anda berubah susunannya sesuai dengan ukuran layar. Jadi saat dibuka pada mobile atau tablet, tampilan website akan berubah mengikuti bentuk layar.

Misal saya website Anda memiliki block yaitu header, menu dan body. Saat di lihat di desktop, header bersebelahan dengan menu dan bagian bawah adalah body. Sedangkan saat di buka di mobile, layout menjadi vertikal dengan header di paling atas, menu di bawahnya dan paling akhir ada body. Susunan vertikal ini tentu cocok untuk mobil yang menggunakan fitur scroll screen.

Column Drop

Sama seperti Fluid yang mengubah susunan layout, Column Drop juga melakukan hal ini tapi dengan susunan lebih vertikal. Dengan threshold ukuran layar tertentu, bentuk vertikal ini tidak akan pecah seperti saat di desain Fluid.

Contoh saja saat di desktop 3 bloc header, menu dan body tersusun rapi secara vertikal. Namun saat di lihat di tablet dengan posisi orientasi landscape, bentuk column drop ini akan tetap mempertahankan bentuk vertikal dengan mengubah beberapa element block. Block header akan mengecil daan menu yang ada di bawahnya akan lebih menyempit untuk memberi ruang agar block body bisa cukup di layar.

Simple Tweaks

Simple Tweaks adalah design pattern yang tidak mengubah block pada website tapi mengubah konten di dalamnya. Misal gambar menjadi lebih kecil, font menjadi lebih besar tapi barisnya memendek dan lain sebagainya.

Element – element pada website ini disesuaikan agar muncul di layar dengan jelas tapi cukup kecil untuk muat banyak. Bentuk pattern yang seperti ini biasanya ditemukan pada website artikel dan berita dengan layout yang terdiri dari banyak gambar dan tulisan.

Jika Anda ingin belajar lebih soal desain website menggunakan WordPress dengan lebih dalam, datang saja ke DUMET School. DUMET School adalah tempat kursus berkualitas tentang semua ilmu yang berhubungan dengan internet. Di sini Anda bisa belajar soal seluk beluk soal WordPres dan web design dengan lebih detail. Jadi tunggu apa lagi? Ayo daftar sekarang juga!