Amankan WordPress Dari Tangan Jahil “Hacker” – Hallo teman-teman! Sudah sering mendengar cerita tentang hacker belum? Pasti sudah dong ya? Nah kalau yang belum pernah dengar, sebenarnya siapa sih hacker? Bisa dibilang hacker adalah pencuri yang mengambil sesuatu secara paksa tanpa meminta izin kepada pemiliknya. Wuh! Serem juga ya.. Hacker berfokus untuk mengambil data-data informasi di internet. Mereka akan menyalin data, mengambil data komentar dari pengunjung atau bahkan mengubah konten positif menjadi konten negatif. Sadis!

Kenapa hacker melakukan hal tersebut? Bisa saja karena mereka “iri” dengan kesuksesan kita di dunia maya. Tapi tenang teman-teman, di artikel saya kali ini saya akan membahas mengenai “Cara Amankan WordPress Dari Tangan Jahil “Hacker”“. Kamu pemilik WordPress? Sebaiknya baca artikel ini sampai akhir. Mari kita bahas :

1. Gunakan Username dan Password Yang Kuat
Maksud kata-kata disini adalah, cari username ataupun password yang susah untuk ditebak oleh orang. Baik orang terdekat maupun orang yang tidak dikenal. Contoh, jika nama perusahaan kamu adalah “Aku Sayang Ibu” jangan gunakan username : “akusayangibu” ataupun password : “akusayangibu”. Kenapa? Karena itu sangat mudah sekali untuk ditebak. Jika memang ingin mudah diingat, gunakan username yang mudah tetapi password yang sulit. Dengan beberapa simbol, angka atau huruf besar&kecil dan minimal 8 karakter.

2. Menggunakan Plugin Keamanan
Selain username dan password, coba gunakan plugin yang bisa membuat WordPress kamu agar jauh lebih aman. WordPress memberikan beberapa plugin keamanan yang bisa kalian akses. Dan salah satunya adalah plugin yang melindungi WordPress dari serangan kejahatan para hacker.

3. Back-Up Isi Blog
Selain 2 langkah yang harus kalian lakukan. Salah satu hal yang terpenting adalah back-up data. Jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak diinginkan, percayalah jika kalian sudah melakukan back-up maka semua tidak akan “sesakit” ketika kalian belum mem-back up sama sekali. Jika tidak ingin terlalu repot, cukup dilakukan back-up data seminggu sekali atau sebulan sekali. Dan banyak pula plugin yang menyediakan back-up online.

Semoga bermanfaat! 🙂