Dalam pembahasan kali ini, akan dipaparkan mengenai macam-macam plugin WordPress yang terbaik untuk anda instal di Website baru maupun website lama anda. Nah, apa sajakah itu? Berikut daftarnya.

1. Jetpack

Jetpack adalah plugin all-in-one yang bisa memasukkan kemampuan baru untuk website seperti SEO, backup, traffice generator, keamanan, community building/engagement dan content creation. Dengan menggunakan plugin Jetpack anda dapat melihat dan mengetahui statistik pengunjung website, dan melindungi website anda dari serangan brute force serta men-shared post baru di media sosial anda, dan masih banyak yang lainnya. Mengenai harganya, jetpack tersedia gratis dan juga tersedia upgrade. Serta dengan pilihan seperti paket profesiona, personal, dan premium.

2. Yoast SEO

Untuk anda yang ingin websitenya dapat tampil pada halaman yang pertama pada mesin pencari seperti Geogle Search, anda dapat mengoptimalkannya dengan menggunakan Yoast SEO ini. Selain itu, di website WordPress anda juga dapat dengan mudah untuk memasukkan berbagai macam elemen SEO ke dalam page atau post dengan memakai plugin Yoast SEO. Anda dapat menambahkan meta tags, focus keyword, maupun informasi SEO yang lainnya. Tujuannya agar website anda tersebut bisa menduduki rangking yang lebih bagus, sehingga akan bisa meningkatkan jumlah dari pengunjung website. Yoast SEO harganya gratis, dan ada beberapa pilihan untuk upgrade pada premium dengan fitur-fitur lainnya yang masih banyak lagi.

3. MailChimp

MailChip adalah salah satu diantara penyedia layanan email list paling dikenal atau populer. Pluginnya ini sanggup untuk mengumpulkan data-data email pelanggan serta mengelola promosi dengan email. Bila anda sedang menjalankan website eCommerce, membuat daftar email sangatlah penting dengan plugin ini.

4. WP Smush

Keunggulan WP Smush ini adalah mempunyai kemampuan untuk merubah ukuran atau meng-compress ukuran suatu file gambar ketika ingin me-ngupload file gambar tersebut. Ukuran dari file gambar yang dioptimalkan akan dapat berpengaruh pada total ukuran file website saat di-load oleh pengunjung. Maka semakin kecil ukuran dari halaman website, semakin cepat pula halaman ini dibuka.