WordPress merupakan penyedia website gratis terbesar di dunia saat ini. WordPress menawarkan berbagai macam kelebihan sehingga banyak orang yang puas saat menggunakannya. Mulai dari penggunaan yang mudah, server yang ringan, hingga tampilan yang tidak membosankan merupakan beberapa kelebihan yang dimilikinya. Akan tetapi sebagus apapun website pasti pernah mengalami yang namanya gangguan atau error.  WordPress juga memiliki permasalahan yang umum terjadi sehingga ketika menghadapi error tersebut alangkah baiknya untuk tetap tenang dan menyiapkan solusinya. Berikut ini beberapa error yang sering terjadi pada wordpress berikut solusinya.

Internal Server Error

Penyebab utama dari maslaah internal server error adalah adanya script dalam website yang kurang atau hilang. Atau jika tidak maka ada script yang tidak kompatibel dengan wordpress. Jika sudah terkena maslaah tersebut maka solusinya adalah mengecek file .htacces dalam public_html. Jika tidak menemukan file tersebut maka buatlah file baru dengan nama tersebut dan isi dengan file script default untuk akses wordpress.

Koneksi Database Tidak Stabil

Masalah ini juga sering terjadi hingga menghilangkan koneksi database pada wordpress. Masalah ini disebabkan adanya koneksi database yang belum sempurna terhubung. Adapun solusinya adalah dengan mengecek pengaturan wp-config.php. Pastikan semua form data user sudah terisi dengan benar. Jika sudah terisi semua maka database akan berjalan seperti semula lagi.

Syntax Error

Masalah ini sering didapati ketika baru saja merubah tema dan plugin dalam wordpress. Gangguan ini terjadi umumnya karena terdapat tanda baca yang hilang pada plugin atau tema yang dirubah. Solusinya tentu saja mengoreksi kembali script yang telah dituliskan termasuk mengecek tanda bacanya. Untuk memeriksa adanya error ini dapat menggunakan text editor seperti dreamweaver atau notepad.

Blank Page

Gangguan terakhir yang paling sering terjadi pada wordpress adalah halaman website blank ketika dibuka. Penyebabnya adanya gangguan yang terjadi dalam script yang disebabkan pengaturan debug terjadi pada kondisi offline. Oleh karena itulah perubahan yang diinginkan tidka dapat dimuat ulang. Adapun solusinya adalah dengan mengatur file wp-config.php kemudian terdapat baris wp_debug. Setelah dibuka ubahlah pilihan false menjadi true.